Saturday, July 21, 2012
Welcome Ramadhan
Wednesday, July 11, 2012
Gombalan Keduaa wkwk
Nyakitin kamu tuh sama aja kaya lagi bunuh nyamuk yang lagi gigit aku, bikin sakit diri sendiri *eeaa*.
Sunday, July 8, 2012
Cara Share Blog ke FB dan Twitter, Mau?
Halo kawans, ini adalah tulisan ketiga saya di hari ini, karena apa? Karena saat ini saya sedang jadi pengangguran wkwk, dan seperti biasa, produktivitas menulis jadi meningkat.
Ada satu hal, sebut saja 'sesuatu', yang baru saya ketahui dari berbagai sumber di google yang akan saya publikasikan nanti saat waktunya sudah tepat hhihii, sekarang masih rahasia. Tunggu saja tanggal mainnya dan tetap tune ini di blog inii hhahaa. Kenapa saya perlu membahas sesuatu itu sekarang? Karena sesuatu itu yang membuat saya semangat untuk menulis disini, mau ada yang baca atau tidak, yang penting asikk *ehh*.
Kali ini saya akan meng-share cara publish tulisan pada blog ke facebook atau twitter. Hal ini berawal ketika saya bingung cara meng-share blog ini ke jejaring sosial tersebut. Saya cari di-setting-an di blog ini, namun tidak kunjung ketemu. Apa kalian juga mengalami hal yang sama? Jika iya, lanjut aja bacanya hhehee.
Akhirnya dengan memanfaatkan teknologi mutakhir search engine yaitu google, saya mendapatkan informasi mengenai hal ini *tepuk tangan*.
Cara ini menggunakan twitterfeed.com. Mungkin ada cara lain yang bertujuan sama, namun ini yang pertama kali saya baca, dan ketika diaplikasikan, sangat mudah *sombongg*. Berikut langkah-langkahnya :
1. Siapkan komputer yang telah terhubung dengan akses internet, buka browser, lalu buka twitterfeed.com (dari handphone bisa juga sih, saya udah coba pake android saya)
2. Buat akun pada twitterfeed.com ini, caranya seperti buat akun di fb atau akun lainnya, tinggal klik register now dan ikuti petunjuk yang ada, masukkan email, password, confim password, lalu create.
3. Setelah itu isi Feed Name (judul blog) dan Rss Feed URL (http://namablog.blogspot.com/feeds/posts/default). Ganti "nama blog" dengan username masing-masing. Lalu klik Test Rss Feed. Jika berhasil maka akan muncul bacaan "Feed Parsed OK ". Lalu create feed.
4. Langkah terakhir yaitu menghubungkan blog ke facebook dan twitter. Daftarkan akun facebook dan twitter yang akan dihubungkan dengan mengikuti petunjuk yang ada. Caranya sangat mudah dan user friendly. Kemudian done.
5. Uji coba., hhehee. Ini langkah yang tidak boleh ditinggalkan untuk memastikan langkah-langkah diatas sudah berjalan dengan benar. Post tulisan baru kalian diblog masing-masing dan cek apakah sudah tersambung ke facebook dan twitter.
Mudah bukan? Selamat mencoba :)
Referensi : asyifapulsamurah.co.cc/2011/02/update-blog-ke-twitter.html?m=1
Ada satu hal, sebut saja 'sesuatu', yang baru saya ketahui dari berbagai sumber di google yang akan saya publikasikan nanti saat waktunya sudah tepat hhihii, sekarang masih rahasia. Tunggu saja tanggal mainnya dan tetap tune ini di blog inii hhahaa. Kenapa saya perlu membahas sesuatu itu sekarang? Karena sesuatu itu yang membuat saya semangat untuk menulis disini, mau ada yang baca atau tidak, yang penting asikk *ehh*.
Kali ini saya akan meng-share cara publish tulisan pada blog ke facebook atau twitter. Hal ini berawal ketika saya bingung cara meng-share blog ini ke jejaring sosial tersebut. Saya cari di-setting-an di blog ini, namun tidak kunjung ketemu. Apa kalian juga mengalami hal yang sama? Jika iya, lanjut aja bacanya hhehee.
Akhirnya dengan memanfaatkan teknologi mutakhir search engine yaitu google, saya mendapatkan informasi mengenai hal ini *tepuk tangan*.
Cara ini menggunakan twitterfeed.com. Mungkin ada cara lain yang bertujuan sama, namun ini yang pertama kali saya baca, dan ketika diaplikasikan, sangat mudah *sombongg*. Berikut langkah-langkahnya :
1. Siapkan komputer yang telah terhubung dengan akses internet, buka browser, lalu buka twitterfeed.com (dari handphone bisa juga sih, saya udah coba pake android saya)
2. Buat akun pada twitterfeed.com ini, caranya seperti buat akun di fb atau akun lainnya, tinggal klik register now dan ikuti petunjuk yang ada, masukkan email, password, confim password, lalu create.
3. Setelah itu isi Feed Name (judul blog) dan Rss Feed URL (http://namablog.blogspot.com/feeds/posts/default). Ganti "nama blog" dengan username masing-masing. Lalu klik Test Rss Feed. Jika berhasil maka akan muncul bacaan "Feed Parsed OK ". Lalu create feed.
4. Langkah terakhir yaitu menghubungkan blog ke facebook dan twitter. Daftarkan akun facebook dan twitter yang akan dihubungkan dengan mengikuti petunjuk yang ada. Caranya sangat mudah dan user friendly. Kemudian done.
5. Uji coba., hhehee. Ini langkah yang tidak boleh ditinggalkan untuk memastikan langkah-langkah diatas sudah berjalan dengan benar. Post tulisan baru kalian diblog masing-masing dan cek apakah sudah tersambung ke facebook dan twitter.
Mudah bukan? Selamat mencoba :)
Referensi : asyifapulsamurah.co.cc/2011/02/update-blog-ke-twitter.html?m=1
Berawal dari Hal Kecil
Teman saya pernah bilang *ayoo tebak siapaa wkwk*, jangan suka bohong, walaupun becanda, nanti jadi kebiasaan. Seperti papan tulis putih yang dikasih satu titik hitam kecil, jika banyak lama-lama akan menutupi seluruh permukaan papan tulis putih itu, sehingga warnanya jadi hitam semua. Pada saat itu, saat kita menuliskan titik hitam lagi, atau bahkan tulisan besar atau coretan yang banyak, tidak akan terlihat lagi, karena semuanya telah menjadi hitam, tulisan baru pun tidak kelihatan.
Itu analogi untuk orang yang sering berbohong, pertama-tama berbohong kecil, hanya untuk bercanda, pasti ada rasa janggal dihati, ada perasaan bersalah, tapi hal itu diabaikan karena masih sepele, sampai akhirnya sering berbohong, lama-lama saat melakukan kebohongan lagi, bahkan kebohongan yang besar, tidak akan terasa kalau itu salah, sudah tidak bisa merasakan lagi kalau hal itu salah. Semua dimulai dari hal kecil, sampai akhirnya terbiasa.
Dan saya selalu mikir *belum selesai ceritanyaa wkwk*, hal ini juga berlaku saat kita berbuat dosa. Seperti yang pernah saya tonton di film lorong waktu. Seorang pria baik, diajak temannya main kartu, lama-lama temannya mengajak main dengan taruhan uang. Awalnya pria itu tidak mau, namun karena hasutan dan perasaan yang sudah nyaman bermain kartu, pria itu menyetujui. Sampai akhirnya pria itu ditawari minuman keras. Lagi-lagi awalnya pria itu menolak, tapi entah bagaimana setan telah menghasut pikirannya, minumlah pria itu. Setelah itu, pria tersebut kehabisan uang untuk berjudi, dan dihasutlah untuk merampok, dan lagi-lagi hasutan itu berhasil pada akhirnya. Ketika bertemu dengan 'target', merampoklah dia sehingga target tersebut melawan, tapi dengan diluar akal sehatnya yang telah dipengaruhi oleh setan dan dosa-dosanya, pria itu membunuh targetnya. Pria yang awalnya baik itu pasti tidak akan menyangka kalau ia akan membunuh seseorang, perbuatan keji yang tidak berperikemanusiaan. Namun hal itu bisa terjadi ketika ia mengabaikan dosa kecil. Karena mengabaikan dosa kecil. Pernahkah kalian seperti itu?
Itu analogi untuk orang yang sering berbohong, pertama-tama berbohong kecil, hanya untuk bercanda, pasti ada rasa janggal dihati, ada perasaan bersalah, tapi hal itu diabaikan karena masih sepele, sampai akhirnya sering berbohong, lama-lama saat melakukan kebohongan lagi, bahkan kebohongan yang besar, tidak akan terasa kalau itu salah, sudah tidak bisa merasakan lagi kalau hal itu salah. Semua dimulai dari hal kecil, sampai akhirnya terbiasa.
Dan saya selalu mikir *belum selesai ceritanyaa wkwk*, hal ini juga berlaku saat kita berbuat dosa. Seperti yang pernah saya tonton di film lorong waktu. Seorang pria baik, diajak temannya main kartu, lama-lama temannya mengajak main dengan taruhan uang. Awalnya pria itu tidak mau, namun karena hasutan dan perasaan yang sudah nyaman bermain kartu, pria itu menyetujui. Sampai akhirnya pria itu ditawari minuman keras. Lagi-lagi awalnya pria itu menolak, tapi entah bagaimana setan telah menghasut pikirannya, minumlah pria itu. Setelah itu, pria tersebut kehabisan uang untuk berjudi, dan dihasutlah untuk merampok, dan lagi-lagi hasutan itu berhasil pada akhirnya. Ketika bertemu dengan 'target', merampoklah dia sehingga target tersebut melawan, tapi dengan diluar akal sehatnya yang telah dipengaruhi oleh setan dan dosa-dosanya, pria itu membunuh targetnya. Pria yang awalnya baik itu pasti tidak akan menyangka kalau ia akan membunuh seseorang, perbuatan keji yang tidak berperikemanusiaan. Namun hal itu bisa terjadi ketika ia mengabaikan dosa kecil. Karena mengabaikan dosa kecil. Pernahkah kalian seperti itu?
Saturday, July 7, 2012
Karakter¿
Kadang aku mikir, kenapa aku seperti ini? Kenapa orang lain begitu? Kenapa ada yang terlalu ceria dan ada yang terlalu pendiam? Apa karena didasari kebahagiaan? Orang yang ceria terlampau bahagia. Lantas, orang yang pendiam tidak bahagia? Ahh tidak juga. Atauu.. Apa dipengaruhi oleh benda bernama 'gen'? Entahlah, jelas aku kurang mengerti tentang itu. Apa mungkin dipengaruhi oleh lingkungan? Yaa, itu alasan yang masih bertahan kuat dipikiranku. Orang tua mungkin faktor utama yang membentuk karakter anak, mau anak itu pemberani atau pemalu, ceria atau pendiam, baik atau menyebalkan, semuanya, semua karakter yang dimiliki seseorang, termasuk aku, sepertinya terbentuk karena faktor orang tua, faktor keluarga, faktor lingkungan. So, jika seseorang memiliki karakter yang 'tidak disukai', salah siapaa? Orang tua? Keluarga? Lingkungan? 'Iyaa' mungkin jawaban agak tepat. Tapi ketika dewasa, seseorang wajib bisa membedakan mana yang seharusnya, begitu juga untuk merubah karakter yang tidak baik tadi, karena karakter dimulai dari kebiasaan. Entahlah.
Saturday, June 30, 2012
Perfect Last
"Keep the best until the last", kata-kata yang tepat banget buat saya saat ini. Kuliah, akhirnya adalah skripsi. Skripsi? Akhirnya adalah sidang. Sidang? Udah tiga kali sayaa~~ lalalaaaa, tapi tetap saja belum selesai. Walaupun sidang skripsi *kalo di matek.namanya kolokium* udah selesai, tapi tetap harus menjalani sidang terakhir ini, sidang mata kuliah *plus skripsi sii, diuji sama pembimbing tapii*. Setelah kolokium, berasanya udah resmi lulus, padahal belum :( rasanya gga niat ngejalanin sidang itu, apa lagi saya dapet mata kuliah yang sama sekali saya gga minat, STATISTIKA ELEMENTER sama METODE NUMERIK, dua-duanya saya males belajarnyaa, MAU JADI APAHH? hhahaa.
Dua hal yang mengingatkan saya :
1) ada satu orang teman yang ngulang di sidang ini, padahal kolokiumnya lancar dan dapet A, akhirnya saya sadar, ini bukan main-main. Awalnya saya mikir kalo sidang terakhir ini pasti lulus, secara bisa dibilang kalo udah kolokium artinya udah 90% lulus, tapi tetep aja masih ada 10% yang belum jelas statusnya -_._-"
2) Orang-orang yang udah bawel banget ngingetin saya buat belajar buat sidang nanti, khususnya mama dan my special one :p
So, keep the best, keep all the best, until sidang mata kuliah tanggal 02 Juni nanti. Buat perfect last di masa perkuliahan ini. Semangat yya kakaanyaa, dua hari menuju gelar "alumni", aamiin yya Allah :)
Dua hal yang mengingatkan saya :
1) ada satu orang teman yang ngulang di sidang ini, padahal kolokiumnya lancar dan dapet A, akhirnya saya sadar, ini bukan main-main. Awalnya saya mikir kalo sidang terakhir ini pasti lulus, secara bisa dibilang kalo udah kolokium artinya udah 90% lulus, tapi tetep aja masih ada 10% yang belum jelas statusnya -_._-"
2) Orang-orang yang udah bawel banget ngingetin saya buat belajar buat sidang nanti, khususnya mama dan my special one :p
So, keep the best, keep all the best, until sidang mata kuliah tanggal 02 Juni nanti. Buat perfect last di masa perkuliahan ini. Semangat yya kakaanyaa, dua hari menuju gelar "alumni", aamiin yya Allah :)
Pelatihan jadi Fasilitator
Depok, 29 Juni 2012
Tanggal 28 & 29 Juni ini saya ikut pelatihan untuk menjadi fasilitator obm (orientasi belajar mahasiswa). Pesertanya ada 78 orang yang dibagi menjadi tiga kelas, saya dapet kelas A. Acaranya dua hari. Hari pertama agak membosankan karena satu hari penuh hanya presentasi masing-masing kelompok secara bergantian. Di hari kedua lebih menarik, selain ada games dari masing-masing kelompok yang seru-seru banget, saya dan teman-teman juga ditugaskan untuk "role play". Apa itu role play? Jadi masing-masing kelompok ditugaskan untuk presentasi selayaknya failitator nanti, sama dengan hari pertama, tapi bedanya presentasinya di kelas lain. Kelas saya kebagian bertugas ke kelas B, jadi masing-masing kelompok di kelas saya secara bergantian menjadi fasilitator di kelas B. Apa serunya? Jadi di setiap sesi role play, ada skenario kondisi yang tidak diketahui fasilitator, contohnya ketika di kelas tiba-tiba mati lampu, semua komputer tidak bisa dipakai, mahasiswa yang sering keluar masuk, mahasiswa yang tidak bisa bahasa indonesia, mahasiswa yang ribut bukan main, ada yang tiba-tiba ngajak foto-foto di kelas, ada yang salah kelas, ada yang mau ijin karena mau dilamar, hedehh, dan itu semua diperankan dengan sangat lebay, you know lha yya gimana mahasiswa kalo dikasih kesempatan buat nge-"bully" orang hhahaa, but it's so fun :) Paling seru sihh pas lagi jadi peserta obm dan dikunjungi fasilittor dari kelas lain, teman-teman sekelas udah siap ngebully, tapi pas bagian jadi fasililator di kelas lain, yya siapin sabar ajaa, hhaha.
Di kelas fasilitator obm ini saya jadi nambah kenalan, sulis (fik 2008) dan sayyid (psiko 2008) yang selalu jadi partner saya dalam bertugas hhohoo, tika (farmasi 2008) dan nindi (fik 2009) yang udah berjasa ngasih tumpangan saya dan sulis sampe stasiun ui, dan ferry (fisika 2008) yang udah nyuruh saya meranin mahasiswa yang lemes karena lagi puasaa, good!
Sekian sedikit cerita tentang pelatihan fasilitator obmnyaa, gga sabar jadi fasilitator beneran bulan Agustus nanti, see yya :)
Tanggal 28 & 29 Juni ini saya ikut pelatihan untuk menjadi fasilitator obm (orientasi belajar mahasiswa). Pesertanya ada 78 orang yang dibagi menjadi tiga kelas, saya dapet kelas A. Acaranya dua hari. Hari pertama agak membosankan karena satu hari penuh hanya presentasi masing-masing kelompok secara bergantian. Di hari kedua lebih menarik, selain ada games dari masing-masing kelompok yang seru-seru banget, saya dan teman-teman juga ditugaskan untuk "role play". Apa itu role play? Jadi masing-masing kelompok ditugaskan untuk presentasi selayaknya failitator nanti, sama dengan hari pertama, tapi bedanya presentasinya di kelas lain. Kelas saya kebagian bertugas ke kelas B, jadi masing-masing kelompok di kelas saya secara bergantian menjadi fasilitator di kelas B. Apa serunya? Jadi di setiap sesi role play, ada skenario kondisi yang tidak diketahui fasilitator, contohnya ketika di kelas tiba-tiba mati lampu, semua komputer tidak bisa dipakai, mahasiswa yang sering keluar masuk, mahasiswa yang tidak bisa bahasa indonesia, mahasiswa yang ribut bukan main, ada yang tiba-tiba ngajak foto-foto di kelas, ada yang salah kelas, ada yang mau ijin karena mau dilamar, hedehh, dan itu semua diperankan dengan sangat lebay, you know lha yya gimana mahasiswa kalo dikasih kesempatan buat nge-"bully" orang hhahaa, but it's so fun :) Paling seru sihh pas lagi jadi peserta obm dan dikunjungi fasilittor dari kelas lain, teman-teman sekelas udah siap ngebully, tapi pas bagian jadi fasililator di kelas lain, yya siapin sabar ajaa, hhaha.
Di kelas fasilitator obm ini saya jadi nambah kenalan, sulis (fik 2008) dan sayyid (psiko 2008) yang selalu jadi partner saya dalam bertugas hhohoo, tika (farmasi 2008) dan nindi (fik 2009) yang udah berjasa ngasih tumpangan saya dan sulis sampe stasiun ui, dan ferry (fisika 2008) yang udah nyuruh saya meranin mahasiswa yang lemes karena lagi puasaa, good!
Sekian sedikit cerita tentang pelatihan fasilitator obmnyaa, gga sabar jadi fasilitator beneran bulan Agustus nanti, see yya :)
Tuesday, June 19, 2012
Alhamdulillah, S.Si :) *ehh belum dingg :(
Jakarta, 19 Juni 2012
Alhamdulillah tadi sekitar jam 11.00 sidang skripsi *kalo di matek ui namanya kolokium* saya selesai jugaa, dan mendapatkan nilai yang sesuai dengan doa sayaa, alhamdulillah A. Tapi nilai ini masih 4 sks dari skripsi, 2 sks lagi dari nilai sidang mata kuliah nanti. Rasanya setelah dosen pembimbing n penguji itu mengumumkan nilai sayaa, saya sudah ingin cepat-cepat bilang, "Alhamdulillah, S.Si!", ehh tapi ternyata belum dingg. Masih ada satu sidang lagi yang harus dilalui, yaitu sidang mata kuliah, fiuhh. Entah kenapa di tempat saya kuliah harus ada sidang ini, padahal di jurusan lain gga adaa ggrr~ tapi gga kenapa-kenapa lah, jalani aja, insya4w1 semua itu bermanfaat. Nikmati aja. Insya4w1 satu langkah lagi menuju S.Si aamiin :)
Alhamdulillah tadi sekitar jam 11.00 sidang skripsi *kalo di matek ui namanya kolokium* saya selesai jugaa, dan mendapatkan nilai yang sesuai dengan doa sayaa, alhamdulillah A. Tapi nilai ini masih 4 sks dari skripsi, 2 sks lagi dari nilai sidang mata kuliah nanti. Rasanya setelah dosen pembimbing n penguji itu mengumumkan nilai sayaa, saya sudah ingin cepat-cepat bilang, "Alhamdulillah, S.Si!", ehh tapi ternyata belum dingg. Masih ada satu sidang lagi yang harus dilalui, yaitu sidang mata kuliah, fiuhh. Entah kenapa di tempat saya kuliah harus ada sidang ini, padahal di jurusan lain gga adaa ggrr~ tapi gga kenapa-kenapa lah, jalani aja, insya4w1 semua itu bermanfaat. Nikmati aja. Insya4w1 satu langkah lagi menuju S.Si aamiin :)
Sunday, June 10, 2012
Bahasa Gaulnyaa : Move On! ヽ(*≧ω≦)ノ
Cara terbaik buat melupakan masalah yaitu chat, uyeeee!! Chat dalam arti sebenarnyaa yya, alias ngobrol. Entah itu sms, telpon, ym, fb, whatsapp, line, dan lain-lainn, aku sukaaaa :) Apapun dan siapapunn, yang penting gga sendiri, dikamar, cuma main hapee, uuuaaaaa, bisa-bisa tiba-tiba nangis karena galau, bhahaa, ababil bangett *inget umurr!*
Tapi tapi tapii.. cara itu cuma ampuh buat sesaat ternyataa. Setelah selesai chat? Balik lagii hiykss. Ada yang terlupa ternyata. "hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang". Yayayaaaa. Harus dipraktekan. Wajib dipraktekan. *ambil wudhu* (☞゚ヮ゚)☞
Tapi tapi tapii.. cara itu cuma ampuh buat sesaat ternyataa. Setelah selesai chat? Balik lagii hiykss. Ada yang terlupa ternyata. "hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang". Yayayaaaa. Harus dipraktekan. Wajib dipraktekan. *ambil wudhu* (☞゚ヮ゚)☞
Random
Jakarta, 10 Juni 2012
Semakin ragu. Abstrak. Random. Entahlah. Jauh berbeda. Semakin tidak bisa ditolerir. Terlalu manis namun menusuk. Manis? Tidak sama sekali buatku. Muak. Abal. Hhaha. Sudahlah, sampai sini saja. Tinggal tunggu waktu yang tepat. Tunggu tanggal mainnya. Hhaha.
Semakin ragu. Abstrak. Random. Entahlah. Jauh berbeda. Semakin tidak bisa ditolerir. Terlalu manis namun menusuk. Manis? Tidak sama sekali buatku. Muak. Abal. Hhaha. Sudahlah, sampai sini saja. Tinggal tunggu waktu yang tepat. Tunggu tanggal mainnya. Hhaha.
Subscribe to:
Posts (Atom)